Untitled Document
Untitled Document
Pekanbaru » Posting » EkBis & Manajemen
Cappuccino Cincau 3
Tutor by: Menhard dibaca:4838 kali, Posted on 2012-03-03 06:17:42

Cappuccino Cincau 3

 

Sore kemarin, teman sejawat saya  “Pak Zubir” mampir ke ruangan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudu’.  Sambil berlalu beliau berkata : “Cappuccino Cincau, sudah tidak akan ditulis lagi, karena minuman itu sudah  habis tinggal tempatnya dan sedotannya saja lagi”. (baca tulisan saya sebelumnya). Saya hanya membalas dengan senyum, karena pada saat beliau mengatakan itu, Cappuccino Cincau 3 ini lagi di tulis, dan Cappuccino Cincau lagi “in” alias naik daun, sayang jika momen itu terlewatkan,  hehehehehe..

Tampaknya penjualan Cappuccino Cincau ini akan semakin marak, secara tidak sengaja saya melihat beberapa tukang las sedang mempersiapkan rangka besi rak penjualan Cappuccino Cincau. Setidaknya  ada tujuh rangka yang sudah siap di las dan tinggal di cat.

Bisa dibayangkan, beberapa waktu mendatang persaingan sesama penjual Cappucino Cincau akan semakin ketat. Soeharno (2009:120) mengungkapkan semakin banyak produsen yang memproduksi barang yang sama, maka akan semakin keras persaingan dalam pasar. Pada bagian lain Soeharno melanjutkan sekalipun produk yang dihasilkan sama, namun orang akan tetap membedakannya karena adanya merek, kemasan atau kualitas.

Berkaitan dengan merek, hampir semua menonjolkan produk yang dijualnya “Cappuccino Cincau”, “Cappuccino, Durian Cincau” dan kombinasi kreasi minuman lainnya. Penjual belum menonjolkan merek dagangnya secara spesifik.  Kottler (1997) dalam  Gugup (2001:335) memberikan penjelasan Brand atau merek adalah nama, symbol, tanda, desain, atau kombinasinya yang digunakan perusahaan untuk memberi identitas pada barang atau jasanya.

Dengan merek yang ada “Cappuccino Cincau” tanpa ada penjelasan lain, artinya merek itu hanya sebutan nama yang digunakan umum, tanpa ada kejelasan untuk membedakan satu dengan yang lainnya. Identitasnya masih belum jelas. Seperti  air minum dalam kemasan (AMDK), konsumen bisa membedakan mereknya. Aqua, Muraqua, Ades, SMS dan lain-lain.

Kemasan yang disajikan penjual umumnya sama, cup plastik dan sedotan untuk minuman yang dibawa pulang. Tidak terlihat kemasan yang sengaja di desain secara khusus, sehingga menimbulkan kesan khas dan unik.

Kualitas atau dalam hal ini rasa, tentu agak berbeda. Tergantung kemampuan barista  dalam menyajikan komposisi yang tepat, sehingga rasanya memang pas. Termasuk disini adalah kualitas pelayanan.

Persaingan dalam bisnis, tentu saja tidak dapat terelakkan karena cappuccino cincau bukanlah produk yang bisa di monopoli penyediannya. Menurut pengamatan saya, sudah ada yang hampir menyerah, menutup dagangan, atau setidaknya pindah lokasi untuk mencari tempat yang lebih strategis. Yang semakin eksis juga ada. Persaingan akan semakin seru.  Mari kita tunggu perkembangan selanjutnya. Iiiiii… haa…..



Loading...
 Komentar Lainnya (0)

Nama : Email : Blog/Web :

:D :P ;;> ;) :) :O :: =s :g :-? :@ :-)) :-bd I-) B-) ):b :-/ :o:
:x =D> :-)/\:-) =)) @_@ o|^_^|o

Untitled Document