Untitled Document
Untitled Document
Pekanbaru » Posting » EkBis & Manajemen
Cappuccino Cincau 8 - Positioning
Tutor by: Menhard dibaca:4890 kali, Posted on 2012-03-15 04:57:21


Cappuccino Cincau 8 - Positioning

 

Mungkin sering kita mengalami kejadian ada orang bertanya dan kita menjawab spontan.  Jawaban itu meluncur begitu saja, dan sebenarnya merupakan jawaban terpilih dari berbagai macam pilihan yang ada. Ketika orang bertanya tentang jenis produk tertentu, kita menjawab secara pasti tentang satu produk, itu artinya produk yang di sebutkan tadi memang telah menguasai fikiran kita dan menjadi pilihan. Misal, ketika orang bertanya “Dimana tempat orang menjual produk luar negeri dan harganya lumayan murah murah di Pekanbaru?”. Hampir semua akan menjawab “Pasar Bawah”.  Dalam hal ini bahwa Pasar Bawah sudah memiliki “postioning” sebagai tempat penjualan produk luar negeri dengan harga murah.

Dalam arti tradisional, positioning adalah sebagai strategi untuk memenangi dan menguasai benak pelanggan melalui produk yang kita tawarkan.

Kartajaya (2004:11) mendefinisikan positioning sebagai the strategy to lead your customer credibly, yaitu upaya mengarahkan pelanggan secara kredibel, atau dengan kata lain upaya untuk membangun dan mendapatkan kepercayaan pelanggan.  Sehingga produk kita “hadir dan berada”  di benak pelanggan

Adakalanya positioning sengaja dibangun melalui pernyataan atau iklan, dengan maksud agar dikenal luas dan diingat oleh konsumen.

Positioning Statemen yang dibangun Rinso “mencuci paling bersih”, Lifebuoy “paling ampuh mencegah kuman”, Lux “sabun kecantikan bintang film”. (Kartajaya, 2004:87). Terlihat Rinso berhasil sukses berada dibenak konsumen dan mejadi pilihan, karena ketika akan mencuci yang dipilih adalah Rinso “karena mencuci lebih bersih”.  Kalau kita mengalami masalah/gangguan kulit, sesuai dengan postioning yang dibangun, tentu kita akan memilih “Lifebuoy” sebagai sabun, karena paling ampuh mencegah dan membunuh kuman.  Demikian juga ketika kita akan mandi, memlih Lux, yang merupakan sabun kecantikan bintang-bintang film (tentu dengan harapan setelah mandi kita menjadi tampil segar cantik bagai sang bintang).

Kita tentu masih ingat "Ainur Rokhimah" alias Inul Daratista. Diantara sekian banyak penyanyi dangdut yang bermunculan, Inul tampil beda dengan "goyang ngebor"nya. itulah positioning Inul. Ayu "Rosmalina" Ting-Ting, untuk gaya berpakaian sepertinya berkiblat ke artis "Korea". Ayu Ting-Ting ingin memposisikan diri beda dengan gaya artis Indonesia kebanyakan. Ia ingin menempatkan diri dengan mengikuti trend fashionnya artis Korea.  

Kartajaya (2004:12) mencontohkan Lion Air yang mampu dengan cepat membangun merek. Secara cerdas memanfaatkan derelagulasi sektor penerbangan Indonesia. Lion Air dengan jeli memposisikan dirinya sebagai penerbangan yang menawarkan konsep "value for money", dengan menawarkan harga tiket yang murah tetapi tetap menjanjikan "ketepatan waktu".

Bagaimana dengan keadaan Cappuccino Cincau yang lagi marak dijual saat ini?

Ternyata penikmat Capppuccino Cincau memiliki pertimbangan tersendiri dalam memilih. “Rasa” adalah pembeda diantara para “Barista”  Capppucino Cincau. “Rasa”lah  yang ada dibenak konsumen. Sehingga ada beberapa tempat penjualan Cappuccino Cincau yang melekat di “lidah” dan “benak” konsumen. Singkatnya, ketika ditanyakan dimana sebaiknya membeli jika ingin menikmati Cappuccino Cincau maka jawabannya sudah tersedia “di jalan ini, atau di situ” (ssssttt, gak boleh sebut nama, ntar dikira promosi atau ada pesan sponsor….. hehehehe). "Rasa" yang beda dan khas itulah positioning nya....   



Loading...
 Komentar Lainnya (0)

Nama : Email : Blog/Web :

:D :P ;;> ;) :) :O :: =s :g :-? :@ :-)) :-bd I-) B-) ):b :-/ :o:
:x =D> :-)/\:-) =)) @_@ o|^_^|o

Untitled Document